bunga itu jatuh merebah sendiri
tanpa angin dan tanpa badai
rapuhnya bunga itu
aku tak mengingkari jiwaku serapuh bunga itu
karena tiada sandaran tempat ku berdiri
aku merasa terkadang sendiri
karena tak bisa aku membelai tiap ruas jemari tangan itu
aku tak bisa mendekap hangat pelukan itu
melihat cahaya senyummu
ohhh ibu, akan aku penuhi semua maumu
betapa rindunya aku padamu
betapa peluh kasih ini terlalu memuncak dan tak bisa dibendung
kuingin engkau melihatku dan disampingku
aku yakin kemenanganku pasti tiba dan kuserahkan bintangku untukmu
ku yakin hari itu pasti tiba, tunggulah aku ibu
berjuta darah yang keluar darimu hanya untuk membuatku ada di dunia
tetes keringatmu
setiap jari yang urai untuk mendoakan aku
desah nafas surgamu
aku tak bisa membalas semua jasamu
walau itu hanya secuil
ibu cintamu menguatkanku
terima kasih atas pengorbanan yang telah berikan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar